Ramadhan Day-14

Setiap ujian yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas kita. Untuk menilai apakah sudah terserap dengan baik setiap pembelajaran yang diterima.

Ujian untuk meningkatkannkualitas sudah ada sejak jaman dahulu kala. Bahkan lebih berat. Allah memberikan kepada manusia memberikan penindas yaitu Fir’aun yang menyebarkan : membunuh anak laki-laki, serta membiarkan setiap perempuan-perempuan.

Saat Fir’aun runtuh, maka akan ada Fir’aun yang baru dengan wajah yang baru, dengan penindasan yang sama.

Fir’aun tidak takut dengan siapapun. Allah takutkan Fir’aun dengan mimpi, akan ada anak laki-laki yang lahir dan akan menghancurkan kerajaan Fir’aun.

Maka Fir’aun mengumpulkan semua ahli sihir, dengan bayaran yang tinggi, Fir’aun panik dengan mimpinya.

Allah takdirkan musa. Allah mewahyukan ibunya musa untuk menghanyutkan Nabi Musa pada sungai Nil.

Musa berasal dari bahasa ibrani Mousae : akar (mengambang).

Allah takdirkan rasa cinta pada Siti Asiah untuk melindungi Nabi Musa.

Hingga saat dewasa, nabi Musa menjatuhkan kekuasaan Fir’aun. Hingga saat waktu yang sulit, terpepet maka tempat kembali adalah Allah.

Kejadian ini tercatat di waktu Ramadhan. Sebesar apapun kekuasaan saat dipakai untuk menindas rakyat maka tunggulah kehancurannya


Tulisan ini diambil dari kajian subuh, jika terdapat kesalahan penulisan, penulis dengan senang hati menerima setiap kritik dan saran pada kolom komentar atau hubungi penulis pada kontak dibawah.

Ramadhan Day-8

Al-Baqoroh [2] : 186

Seandainya hamba2 Allah bertanya kepada mu Muhammad, mengenai sifat dan keberadaan Allah maka jawabannya adalah aku ini dekat.

Seorang pengembala ditanya dimana Allah, jawabannya adalah dilangit. Dan Umar bin Khattab bangga atas jawabannya

Jauhnya langit itu berdasarkan ukuran kita sebagai manusia.

Penting kita mempelajari dan memahami asma wa sifatullah, untuk menambah keyakinan

Allah menyatakan tentang keMaha Kuasaan nya bahwa tidak ada jarak bagi Allah. Jarak itu hanya ada bagi manusia.

Dalam ayat lain dikatakan dekatnya Allah dan hambanya itu lebih dekat daripada urat leher.

Allah akan melakukan permohonan maaf bagi yang meminta. Dengan syarat yang telah Allah tentukan. Sebelum do’a2 itu Allah kabulkan maka kita harus mengabulkan dulu kewajiban2 Allah atau perintah2 Allah.

Istimroj adalah merasa mendapat sesuatu yang baik dari Allah padahal itu hanyalah seperti sebuah sogokan dari Allah.

Ghafir ayat 60: mintalah kepada ku, niscaya aku kabulkan. Niscaya menurut KBBI adalah ‘pasti’. Allah kepada hamba : pasti, hamba : mudah-mudahan.

Al ayat : kasihanilah diri-diri kalian saat memohon kepada Allah, jangan seperti itu. Karena sesungguhnya kalian tidak sedang meminta kepada zat yang tuli, atau zat yang jauh. Karena sesungguhnya kalian ini sedang memohon kepada zat yang maha mendengar, maha melihat, karena seperti penunggang yang dekat dengan tunggangannya, dan Allah lebih dekat dari itu.

Hadits : maukah kau diberi tau satu perbendaharaan yang lebih kaya yaitu : ‘laahaulaa walaa quwwata illa billah’

Waktu 2 di ijabah doa : saat ramadhan, di mesjid, ….


Tulisan ini diambil dari kajian subuh, jika terdapat kesalahan penulisan, penulis dengan senang hati menerima setiap kritik dan saran pada kolom komentar atau hubungi penulis pada kontak dibawah.

Ramadhan Day-7

Yuriidullahu bikumul yusro, walaa yuriidu bikumul usro.

Prinsip agama adalah addinu yusron : agama itu mudah, tapi bukan berarti memudahkan atau meremehkan. Karena terkadang yang menyulitkan itu diri hambanya sendiri.

Syukur adalah sebuah kewajiban bagi seorang muslim, bukan sebuah pilihan.

Syukuri apa yang sudah Allah berikan kepada kita dengan cara jalani ketaatan kita kepada Allah sesuai tuntunan Allah dan Rosul nya.

Apa yang diberi oleh Rosul kepadamu dalam urusan agama, laksanakan!. Tak perlu di tambah atau di korek-korek.

Yuriidullahu bikumul yusro, walaa yuriidu bikumul usro adalah jawaban bolehnya berbuka jika sedang safar (2:185) atau sakit. Juga menegaskan berbuka karea sakit atau safar adalah keringanan dari Allah. Ada yang wajib di ganti dengan shaum, ada yang wajib di ganti dengan fidyah.

Untuk ibu hamil dan menyusui banyak pendapat mengenai penggantian shaum. Namun, dapat untuk ibu hamil dan menyusi dapat memilih untuk mengqodo atau dengan fidyah. Fidyah itu telah menggugurkan kewajiban untuk mengkodo.

Dalam pengambilan keputusan fiqih, saat kita tidak memiliki ilmu, maka sikap terbaik yang diambil adalah untuk ber-imamah dan imaroh. Menyandarkan kepada para ulama atau orang yang faham terhadap fiqih.

Sunnatulloh nya adalah, saat selesai shaum ramadhan maka gemakan lah takbir (idul fitri) sesuai dengan syariat yang diberikan oleh Rosulullah.

Setelah selesai melaksanakan ibadah maka bergembiralah. Harus ada kegembiraan dala melaksanakan ibadah.

Kenikmatan seorang yang shaum adalah saat berbuka, dan akan bertemu dengan Allah dalam keadaam yang riang.


Tulisan ini diambil dari kajian subuh, jika terdapat kesalahan penulisan, penulis dengan senang hati menerima setiap kritik dan saran pada kolom komentar atau hubungi penulis pada kontak dibawah.

Garis Waktu..

Kita tidak bisa mengontrol kondisi apa yang akan kita hadapi saat ini, atau yang akan kita hadapi di masa mendatang. Tapi kita bisa mengontrol sikap apa yang keluar dari diri kita saat kondisi itu terjadi.

Faktanya, kita selalu memiliki pilihan untuk berfikir ulang akan apa yang terjadi. Bahagia itu bukan hasil, tapi bahagia itu adalah kata kerja yang memang harus kita upayakan. Bukan oleh orang lain, tapi oleh diri kita sendiri.

Setiap dari kita berhak untuk bahagia, tapi bukan bahagia atas perlakuan dan kondisi disekitar kita, tapi harus bahagia atas respon diri kita terhadap lingkungan kita.

Maka bahagia, kecewa, adalah pilihan respon dalam diri kita atas apa yang menimpa kita. Respon ini juga dipengaruhi oleh ekspektasi atau standar-standar dalam diri.

Karena ekspektasi yang tinggi, standar yang tinggi, maka kesalahan kecil saja kita langsung marah atau pencapaian-pencapaian kecil atas diri ini kita mudah sekali abai.

Jadi, mulailah kelola setiap respon emosi kita. Sederhanakan ekspektasi kita. Setiap dari kita memiliki garis waktu yang berbeda untuk bersinar dan bermanfaat. Asal kita tetap berada di titik usaha, tetaplah berproses, maka jangan berkecil hati.

Bahkan, seekor ulat saja harus mengalami proses yang panjang untuk menjadi seekor kupu-kupu.

Tetaplah berproses, jangan lupa bahagia ^^

Ramadhan Day-6

Al-Baqoroh [2] : 185

Menurut ibnu katsir ayat ini menasah (menghapus) ayat yang sebelumnya yang membolehkan tidak berpuasa dan mengganti nya dengan fidyah.

Maka, bagi yang mampu dan mukim, wajib shaum. Dengan ada beberapa pengecualian seperti orang yang sakit, karena kelemahan usia, hamil, menyusui, diperbolehkan fidyah.

Fidyah : mengganti shaum dengan memberi makan salah seorang pakir miskin, tapi jika mampu memberi lebih maka lebih baik.

Orang yang shafar atau dalam perjalanan mempunyai ruhsoh berbuka (tidak shaum) dan mengganti shaum dihari lain

Allah menghendaki kemudahan bagi kalian, dan tidak menghendaki kesukaran. Maka, agama itu mudah.

Berbuka saat dalam perjalanan itu masuk ke pilihan, boleh shaum juga boleh berbuka. Dalam hadits lain dikatakan yang berbuka itu baik dan yang shaum tidak berdosa (condong pada berbuka). Namun Rosul pernah shaum saat perjalanan,maka ini menunjukan shaum dan berbuka sama-smaa baik.

Ambillah keringanan bagi kalian.

Rasul melihat seorang sahabat melihat memaksakan shaum dalam safar, sedangkan dia dalam kepayahan, maka rosul menyatakan tidak baik.

Barang siapa yang menolak ruhsoh dari Allah, maka orang itu berdosa sebesar gunung, masuk kategori sombong.


Tulisan ini diambil dari kajian subuh, jika terdapat kesalahan penulisan, penulis dengan senang hati menerima setiap kritik dan saran pada kolom komentar atau hubungi penulis pada kontak dibawah.

Ramadhan Day-5

Al-Baqoroh [2] : 185

Keunggulan / fadhilah Ramadhan sebagai bulan pelaksanaan shaum. Di banding 12 bulan hijriah penetapan shaum wajib satu bulan ada di bulan ramadhan.

La’allakum tasykuruun = Hubungan shaum dan syukur .

Sebelum hijrah, tidak ada shaum yg wajib atas umatnya namun wajib atas rosul yaitu shaum asuro. Setelah rasul hijrah, syariat itu di tambah di tanggal 9 menjadi suaum tatsua asyuro pada bulan muharam. Shaum ini tidak disyari’atkan untuk umat awalnya, namun sahabat ingin mengikuti rasul shaum.

Shaum asuro adalah shaum yang selalu dilaksanakan oleh bani Israil, atas perayaan selamatnya nabi musa dari kejaran Fir’aun. Karena itulah, rosul menambah shaum di bulan muharam menjadi tgl 9 dan 10, padahal rosul belum pernah melaksanakan secara 2 hari karena rasul sudah wafat. Namun hadits atas ucapan rosul ini menjadi ketetapan untuk umatnya.

Shaum ini tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tapi juga menjadi salah satu bentuk syukur.

Nikmat itu bukan dirayakan dengan pesta, namun dengan shaum. Seperti rasul shaum di hari senin karena rosul lahir dihari senin. Selain itu senin juga sebagai hari diselamatkan juga dengan musa diselamatkan dari kejaran Fir’aun, juga dengan hari Fenomen besar atas umat islam. Jadi bukan hanya saja mengenang kelahiran rasul, tapi bertepatan.

Bulan ramadhan ini adalah bulan yang penuh barokah, juga terdapat malam kemuliaan yaitu lailatul qodar. Jadi bulan ini berkah karena Allah memberkahi bulan ini (diberkahi). Pada dasarnya bulan ini sama dengan bulan2 lainya. Namun karena terdapat kalimat mubaaroka, dan penuh dengan ibadah maka bulan ini menjadi diberkahi.

Aisyah : “selama bulan ramadhan, rasul selalu bertadarus atas wahyu-wahyu yang telah diturunkan bersama dengan malaikat jibril“.

Inilah yang dimaksud dengan syahrur romadhon. Pada bulan ini juga diturunkannya Al-Qur’an.

Rosul : “suhuf-suhuf nabi ibrohim itu diturunkan pada awal ramadhan, …… injil diturunkan pertengahan ramadhan, sedangkan Al-Qur’an diturunkan pada tgl 24 ramadhan”

Al-Qur’an sendiri diturunkan berbeda dengan kitab suci lain, karena kitab lain diturunkan secara sekaligus. Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur selama 23 tahun masa kerasulan. Untuk menjawab setiap kejadian-kejadian.

Al-furqan (22-23 -cek lagi) : alasan mengapa Al-Qur’an tidak diturunkan secara sekaligus.

Ibnu abas, sahabat yang di do’akan oleh rasul sebagai orang yang faqqihu fiddiin. Ibnu umar (anak umar bin khattab) juga diberi do’a yang sama. Setiap yang rasul do’akan makan sahabat2 ini menjadi rujukan orang2 dalam urusan agama.


Tulisan ini diambil dari kajian subuh, jika terdapat kesalahan penulisan, penulis dengan senang hati menerima setiap kritik dan saran pada kolom komentar atau hubungi penulis pada kontak dibawah.

Ramadhan Day-4

Al-Baqoroh [2] : 184

Shaum Ramadhan adalah shaum yang sudah ditentukan waktunya (ayyaamam ma’duudat). “Jangan kamu mendahului shaum ramadhan ini, dengan shaum satu atau dua hari sebelum ramadhan,dan ramadhan ini dimulai ketika kamu melihat hilal dan akhir dari ramadhan juga ditandai dengan hilal” al hadits.

“apabila hilal itu terhalang dari pandangan perkirakanlah atau lengkapi bulan sya’bannya menjadi 30 hari” al hadits

Apabila tidak dapat melaksanakan shaum ramadhan di bulan ramadhan karena sakit, sedang bepergian, boleh mengganti di bulan lain di luar bulan ramadhan.

Apabila punya kemampuan untuk melaksanakan shaum, tapi tidak melaksanakan, maka secara awal pelaksanaan fidyah itu adalah pilihan (hukum awal – tapi sudah dimansuh [dihapus] dengan ayat lainnya) penjelasan terdapat pada tafsir ibnu katsir. Dan shaum lebih baik bagi mu di akhir ayat ini menegaskan untuk pilihan yang tadi antara shaum, atau fidyah.

Pada ayat berikutnya adanya penjelasan tidak ada fidyah bagi orang yang mampu (shaum), sekaligus menghapus hukum diatas. Dan tidak ada fidyah bagi yang safar, bagi yang sakit (kecuali sakitnya berkepanjangan).

—–

Tulisan ini diambil dari kajian subuh, jika terdapat kesalahan penulisan, penulis dengan senang hati menerima setiap kritik dan saran pada kolom komentar atau hubungi penulis pada kontak dibawah.

Ramadhan Day-3

Apa yang diperintahkan oleh Allah kepada Al-Aamanu (orang yang beriman) ?

Ash-Shiyaamu (Shaum)

Perintah shaum, turun di tahun kedua hijriah. Tidak seperti syariat sholat, sudah turun saat Rosul masih di Mekah. (Perintah sholat ini ada perubahan antara sebelum dan sesudah hijrah, yaitu dari jumlah rokaat, asalnya tiap sholat 2 rokaat kecuali maghrib tetap. Dan saat hijrah, ditambah rokaat di dzuhur, ashar dan isya)- intinya dapat terjadi perubahan syariat.

Ash-Shiyamu berasal dari Shoma ya Shumu, yang artinya al imtaha atau al imsaku yaitu menahan diri. Seperti kuda yang sedang berlari kemudian ditarik.

Maka shaum itu menahan diri dari kebiasaan makan, minum, berjima dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

Banyak orang yang shaum, tapi jika memaknai ash-shiyaamu sama seperti wajan al-kitaaluun yang mengandung arti berperang, tidak sekedar al-imsaaku.

Banyak yang shaum hanya sekedar menahan haus dan lapar, tidak mendapat pahala dari Allah. Bukan karena gagal dari menahan haus, lapar dan berjima, tapi dari menahan syahwat menahan keinginan-keinginannya.

Allah tidak mempunyai kepentingan untuk membalas shaumnya, ketika melaksanakan shaum tapi masih melakukan bohong, perbuatan keji, serta tidak dapat menahan hawa nafsunya. Maka kita harus menjaga setiap perbuatan anggar menjadi muslim yang paripurna dalam melaksanakan shaum.

Sebaik-baik yang shaum itu meninggalkan perbuatan yang lahwun (senda gurau, banyak bercanda) baik dari perbuatan atau dari chatingan-chatingan yang membawa kita pada kelemahan syahwat dalam shaum.

Jaminan dari Allah yang melaksanakan shaum (orang yang diseru Allah-al aamanu), orang yang shaum karena keimanannya dan tidak menghitung-hitung (ihtisaaban) – ikhlas hanya mengharapkan ridho Allah, maka balasan kebaikan di sisi Allah.

Ash-shiyam ini jauh lebih berat dari sekedar shaum (dari maknanya).

Tujuan dari pelaksanaan shaum adalah la’allakum tattakun (agar bertakwa)

Maka, jangan sampai menghilangkan esensi shaum yaitu memberi pelajaran, menahan diri nya dari syahwat,menjadi lembut jiwanya, dijaga tutur katanya, menyejukkan sifatnya.

—–

Tulisan ini diambil dari kajian subuh, jika terdapat kesalahan baik dari penulisan, atau lainnya, penuli sangat terbuka untuk menerima kritik dan saran baik di kolom komenta atau menghubungi penulis oada kontak di bawah.

Ramadhan Day-2

Dari sekian banyak ayat di dalam Al-Qur’an, perintah Shaum hanya ada 6 ayat berurutan di Surat Al-Baqoroh ayat 183-188. Yang artinya, pembahasan Shaum ini telah tuntas di dalam 6 ayat tersebut. Adapun bayan mengenai Shaum terdapat di dalam Hadits Rasul.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ


Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (Al-Baqoroh [2] : 183)

Dalam ayat tersebut dikatakan bahwa Shaum ini seruan untuk yang beriman agar sampai level taqwa.

Pertanyaannya, apakah kita sudah termasuk pada orang-orang yang Allah seru ? yaitu orang yang beriman ?

Bagaimana kan orang yang beriman itu ?

Di dalam Surat Al-Baqoroh ayat 3-5 dikatakan kategori orang yang beriman adalah :

Yaitu orang-orang yang beriman kepada yang gaib , serta mendirikan solat, serta menafkahkan sebagian dari rizki yang kami berikan kepada mereka (3). Dan orang-orang yang beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu dan yang telah diturunkan sebelummu, dan mereka meyakini akan hari kiamat (4).Mereka itulah orang-orang yang berada di atas petunjuk Tuhan mereka dan merekalah orang-orang yang beruntung.(5)

lantas, apakah dengan mendirikan sholat , serta mempercayai rukun iman yang 6 itu lantas dikatakan orang beriman ?

Ujian untuk orang beriman.

Dalam Surat Al-Baqoroh ayat 155 dikatakan : “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” Maka jelas, sebagaimana seorang anak harus menempuh ujian untuk lulus sekolah, maka Allah pun akan menguji hambanya sebagai bukti keimanannya. Sudahkan ujian ini kita rasakan ? atau sedang kita rasakan ?- dan jelas ujian setiap orang akan berbeda sesuai kadar keimanannya.

Hasil dari keimanan

Bagaimana seseorang dikatakan beriman ? iyalah adanya keyakinan dalam dirinya. Yakin bahwa Allah Maha Pemberi rezeki, Allah Maha melihat. Maka orang yang yakin akan adanya Allah (sebagai buah keimanan) ia akan lebih berhati-hati dan merasa takut. Tidak gegabah dalam melaksanakan sesuatu.

Agar kamu bertakwa

Maka kita tarik kesimpulan, sebelum sampai pada kategori takwa sebagai buah kelulusan dari Shaum Ramadhan, maka pastikan dulu kita termasuk kedalam orang yang beiman yang Allah seru, yang Allah panggil untuk naik level.

Dibulan yang penuh dengan berkah ini, mari sama-sama tingkatkan penghambaan kita pada Allah.

Wallahu ‘alam

Tulisan ini diambil dari kajian subuh ramadhan. Jika terdapat kesalahan, penulis sangat senang untuk menerima kritik atau perbaikan baik di kolom komentar ataupun email pada kontak di bawah ini.

Silahkan baca juga http://www.hajij.com/id/the-noble-quran/item/171-tafsir-al-quran-surat-al-baqarah-ayat-3-5-

Ramadhan Day -1

Alhamdulillahilladzi bi nimatihi tatimmush sholihat,

Ramadhan tahun ini rasanya memang sedikit berbeda, biasanya kalau siang sepi, tapi sekarang, dari sebelum shaum pun sudah sepi. Tarawih memang dibeberapa tempat masih dilaksanakan di mesjid, dan ada juga yang sudah tidak boleh dilaksanakan di mesjid. Maka alternatifnya adalah tarawih di rumah bersama keluarga. Atau mungkin sendirian.

Hari ini belajar, walau sedikit, namun justru yang sedikit itu melekatkan. Sedikit itu membuat kita semakin erat. Bukankah kalau makanan justru sedikit itu nikmat yah ? hehe

Maka, pengoptimalan yang sedikit inilah yang seharusnya kita lakukan. Sedikit waktu, sedikit kesempatan, karena memang di dunia ini kita hanya sedikit (sebentar) saja.

RABBANA LA TUZIGH QULUBANA BA’DA IZ HADAITANA WAHAB LANA MIL LADUNKA RAHMAH, INNAKA ANTAL WAHAB.

Artinya :”Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)”.
[4] QS.  Ali Imron ( 3 : 8 )

Design a site like this with WordPress.com
Get started